AD (728x60)

MATERIAL / SPARE PARTS PANEL OTOMATIS GENSET

Share & Comment
Dalam Aktifitas kita memerlukan energi listrik yang terus menerus atau kontinyu dan handal dalam menjalankan fungsi maupun produksinya. Akan tetapi suplai daya utama yang berasal dari PLN tidak selamanya kontinyu dalam penyalurannya sehingga dibutuhkan generator set (genset) sebagai back-up suplai utama (PLN). Sebagai kontrol kapan genset mengambil alih suplai tenaga listrik ke beban ataupun sebaliknya maka diperlukan sebuah system auto Sehingga alat ini  yang bisa merigankan operator dalam meng operasikan genset.maka diperlukan panel otomatis genset atau panel ats-amf.



melayani pembuatan panel otomatis genset

jual panel otomatis genset
Berikut Material/SPARE PARTS yang biasa dipakai dalam pembuatan panel otomatis genset atau panel ats-amf :
1.Relay
Relay adalah alat yang dioperasikan dengan listrik yang secara mekanis mengontrol penghubungan rangkaian listrik. Relay adalah bagian yang penting dari banyak sistem kontrol, bermanfaat untuk kontrol jarak jauh dan pengontrolan alat tegangan dan arus tinggi dengan sinyal kontrol tegangan dan arus rendah.

2.Modul kontrol
Dalam suatu mesin yang diinginkan bekerja secara automatis maka selain sensor dan aktuator dibutuhkan komponen utama yaitu sebuah kontroler. Kontroler merupakan otak dari dari suatu sistem kontrol. Programmable logic controller (PLC) merupakan suatu bentuk khusus
pengontrol berbasis - mikroprosesor yang memanfaatkan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi dan untuk mengimplementasikan fungsi-fungsi semisal logika, pewaktuan (timing), pencacahan (counting) dan aritmatika guna mengontrol mesin-mesin dan proses-proses. PLC, Auto Start & Automains (Utility) Failure Control Modules
Dalam perkembangannya PLC saat ini diproduksi dalam berbagai bentuk dan fungsi yang lebih modern dan mudah. Modul PLC dengan antarmuka yang friendly dengan pengguna sudah PLC yang di khususkan untuk sistem transfer suplai daya seperti ATS-AMF.
meleyani penggantian modul
MODUL GENSET DAN PANEL
3.Tombol On/off
Tombol tekan atau disebut sakelar ON/OFF banyak digunakan sebagai alat penghubung atau pemutus rangkaian kontrol. Memiliki dua kontak, yaitu NC dan NO. Artinya saat sakelar tidak digunakan satu kontak terhubung Normally Close, dan satu kontak lainnya Normally Open. Ketika kontak ditekan secara manual kondisinya berbalik posisi menjadi NO dan NC.
Selector Switch
Selector Switch merupakan alat yang di gunakan untuk memilih. Kerja dari selector switch yaitu menyambung rangkaian sesuai dengan yang ditunjuk oleh tangkai selector. Banyak sekali type selector switch, tapi biasanya hanya dua type yang sering di gunakan, yaitu 2 posisi, (ON-OFF/Start-Stop/0-1, dll) dan 3 posisi (ON-OFF-ON/Auto-Off-Manual,dll)
Gambar 2 Bentuk fisik dan Simbol Selector Switch
Meleyani penggantian parts panel
SPARE PARTS PANEL
4.Buzzer
Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip kerja buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan yang terpasang pada diafragma dan kemudian kumparan tersebut dialiri arus sehingga menjadi elektromagnet, karena kumparan dipasang pada diafragma maka setiap gerakan kumparan akan menggerakkan diafragma secara bolak-balik sehingga membuat udara bergetar yang akan menghasilkan suara

5.Kontaktor
Kontaktor adalah komponen elektromekanik yang dapat berfungsi sebagai penyambung dan pemutus rangkaian, yang dapat dikendalikan dari jarak jauh pergerakan kontak-kontaknya terjadi karena adanya gaya electromagnet.
Kontaktor magnet merupakan sakelar yang bekerja berdasarkan kemagnetan, artinya bekerja bila ada gaya kemagnetan. Sebuah koil dengan inti berbentuk huruf E yang diam, jika koil dialirkan arus listrik akan menjadi magnet dan menarik inti magnet yang bergerak dan menarik sekaligus kontak dalam posisi ON. Batang inti yang bergerak menarik paling sedikit 3 kontak utama dan beberapa kontak bantu bisa kontak NC atau NO.

6.Fuse Dan MCB
Proteksiatau pengaman  sistem daya bisa menggunakan sekering atau Miniatur Circuit Breaker (MCB).
Sekering sering disebut juga dengan pengaman lebur atau fuse. Fungsi sekering adalah mengamankan peralatan atau instalasi listrik dari gangguan hubung singkat.
MCB sering disebut juga pengaman otomatis. Pengaman otomatis ini memutuskan sirkit secara otomatis apabila arusnya melebihi setting dari MCB tersebut. Pengaman otomatis dapat langsung dioperasikan kembali setelah mengalami pemutusan (trip) akibat adanya gangguan arus hubung singkat dan beban lebih.

7.MCCB
MCCB atau yang biasa kita sebut Moulded Case Circuit Breaker adalah alat pengaman yang berfungsi sebagai pengamanan terhadap arus hubung singkat dan arus beban lebih. MCCB memiliki rating arus yang relatif tinggi dan dapat disetting sesuai kebutuhan.

8.Auto Battery Charger
Auto Battery charger ini biasanya sebagai charger yaitu alat ini mendapat suplai listrik dari sumber PLN atau dari generator itu sendiri. Battery charger untuk mengisi energi listrik ke accu. Accu ini biasanya berkapasitas 12/24 V, maka battery charger ini harus dapat mengisi accu sampai kapasitas tersebut.
melayani penjualan auto batteray charge


   
9.Current Transformer (CT)
Current Transformer atau yang biasa disebut Trafo arus adalah suatu peralatan listrik yang dapat memperkecil arus besar menjadi arus kecil, yang dipergunakan dalam rangkaianarus bolak-balik. Fungsi CT adalah untuk memperoleh arus yang sebanding dengan arus yang hendak diukur (sisi sekunder 5 A atau 1 A) dan untuk memisahkan sirkuit dari sistem yang arus nya hendak diukur (yang selanjutnya di sebut sirkuit primer) terhadap sirkuit dimana instrumen tersambung (yang selanjutnya disebut sirkuit sekunder). CT yang digunakan untuk memperoleh arus pengukuran dan pengaman adalah jenis Low Voltage Current Transformer, yaitu CT yang bekerja pada rating tegangan rendah.

10. Metring alat ukur
Jenis alat ukur untuk menunjukkan secara langsung besaran yang ingin diketahui. Alat ukur tersebut yaitu ampermeter, voltmeter dan frekuensi meter. Amperemeter adalah alat untuk mengukur kuat arus listrik dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasanya dipasang secara seri (berderet) dengan elemen listrik.Voltmeter merupakan alat untuk mengukur beda potensial dalam suatu rangkaian listrik. Untuk mengukur beda potensial antara dua titik pada suatu komponen, kedua terminal voltmeter harus dihubungkan dengan dengan kedua titik yang tegangannya akan diukur sehingga terhubung secara paralel dengan komponen tersebut. Prinsip kerja dari frekuensi meter ini berdasarkan pada
getaran mekanik sejumlah kepingan plat baja yang tipis membentuk lidah-lidah bergetar. Masing–masing memiliki perbedaan frekuensi getar dan relatif tidak berjauhan satu sama lain. Jika kepingan mendapatkan arus medan magnet dari arus bolak–balik, maka salah satu lidah akan menimimbulkan getaran dan beresonansi, memberikan defleksi yang besar sesuai frekuensi yang ditimbulkan oleh arus bolak–balik tersebut.

Bagian ATS - AMF dan Fungsinya
Panel ATS- AMF  yang diproduksi  mendukung dua operasi transfer atau pemindahan beban yaitu secara manual dan otomatis.
pembuatan panel ats-amf
Bagian luar panel ats-amf
Keterangan :
1. Lampu Indikator Catudaya Utama (PLN) Tiap Fasa
2. Lampu Indikator Catudaya Cadangan (Genset) Tiap Fasa
3. Amperemeter Pengukur Arus Beban
4. Voltmeter Pengukur Tegangan Beban
5. Selector Switch untuk Voltmeter
6. Frekuensi meter Pengukur frekuensi
7. Amperemeter dan Voltmeter DC untuk Modul DSE  PLC
8. Modul DSE (Deepsea) PLC pengntrol kerja ATS-AMF
9. Buzzersebagai alrm
10.Lampu indicator Kontaktor Aktif dan Tombol Tekan Catudaya Utama (PLN)
11.Lampu indicator Kontaktor Aktif dan Tombol Tekan Catudaya Cadangan (Genset)
12.Selector Switch untuk memilih Automatic atau Manual Mode
13.Tombol Tekan Emergency Stop


Pembuatan panel ats-amf
Bagian dalam panel
Keterangan :
1. Fuse Pengaman untuk mengamankan komponen kontrol yang sensitif
2. MCB Pengaman untuk mengamankan komponen kontrol
3. Relay Kontrol sebagai pemberi logika 1 atau 0 pada rangkaian kontrol
4. Trafo Arus / CT untuk mengkonversi arus
5. Kontaktor sebagai penyambung dan pemutus sumber dan beban
6. Battery Charger sebagai backup listrik untuk modul DSE 4420
7. MCCB pengaman rangkaian daya utama
8. Terminal Kabel Kontrol sebagai tempat berkumpulnya ujung kabel rangkaian kontrol
9. Terminak Kabel Daya sebagai tempat berkumpulnya ujung kabel rangkaian daya.


Kondisi yang harus diperhatikan dalam transfer dari catu daya utama (PLN) ke catu daya cadangan (genset) oleh ATS-AMF adalah dipastikannya beban tersambung hanya pada satu sumber. Sumber utama saja, atau sumber cadangan saja. Untuk memenuhi kondisi ini, pada ATS-AMF dibuat sistem interlock.

HUBUNGI KAMI

Tags: , , , ,

Supports by

Electrical panelindo melayani service genset dan pembuatan panel listrik ( panel maker ) Hubungi 081318261117.

 

Troubel shouting

Product

Copyright © INFO SERVICE GENSET | Designed by Templateism.com